● online
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/u6914662/public_html/mtmsolusindo.com/wp-content/themes/lapax-per/header.php on line 180
PPh 21 Pegawai Tidak Tetap: Memahami Peraturan dan Cara Menghitung
Pajak Penghasilan (PPh) 21 merupakan pajak yang dikenakan atas penghasilan yang diterima oleh Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) dalam negeri, termasuk penghasilan yang diperoleh oleh pegawai tidak tetap. Pegawai tidak tetap (PTKP) adalah pegawai yang menerima penghasilan atas pekerjaan yang dilakukan berdasarkan hubungan kerja yang tidak tetap baik harian, mingguan, maupun bulanan.
Dalam artikel ini, kami akan membahas tentang PPh 21 untuk pegawai tidak tetap, mulai dari pengertian, objek pajak, cara menghitung, hingga pelaporan dan pembayarannya.
Apa yang Dimaksud dengan Pegawai Tidak Tetap (PTKP)?
Pegawai tidak tetap (PTKP) adalah pegawai yang menerima atau memperoleh penghasilan atas pekerjaan yang dilakukan berdasarkan suatu hubungan kerja yang tidak tetap, baik harian, mingguan, maupun bulanan. Artinya, PTKP adalah pekerja yang tidak terikat oleh perjanjian kerja dengan jangka waktu yang tetap. Status tersebut meliputi pekerja lepas, pekerja harian, hingga pekerja dengan kontrak kerja jangka pendek.
Objek Pajak PPh 21 Pegawai Tidak Tetap
Objek pajak PPh 21 pegawai tidak tetap pada dasarnya sama dengan objek pajak PPh 21 pada umumnya. Adapun objek PPh 21 pada umumnya antara lain mencakup:
- Gaji
- Upah
- Honorarium
- Tunjangan
- Gratifikasi
- Bonus
- Pensiun
- Dan lain sebagainya
Cara Menghitung PPh 21 Pegawai Tidak Tetap
Tarif PPh 21 Pegawai Tidak Tetap lebih tinggi 5% dibandingkan dengan tarif PPh 21 Pegawai Tetap. Adapun rumus perhitungan PPh 21 PTKP sebagai berikut:
Penghasilan Neto Setahun = Penghasilan Bruto Setahun – PTKP
PTKP= Rp54.000.000 (atau disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku)
PPh 21 Setahun = Tarif PPh 21 x Penghasilan Neto Setahun
Berikut ini adalah lapisan tarif PPh 21 yang berlaku untuk PTKP:
- Lapisan I: Penghasilan kena pajak sampai dengan Rp60.000.000 – Tarif pajak 5%.
- Lapisan II: Penghasilan kena pajak di atas Rp60.000.000 sampai dengan Rp250.000.000 – Tarif pajak 15%.
- Lapisan III: Penghasilan kena pajak di atas Rp250.000.000 sampai dengan Rp500.000.000 – Tarif pajak 25%.
- Lapisan IV: Penghasilan kena pajak di atas Rp500.000.000 sampai dengan Rp5 miliar – Tarif pajak 30%.
- Lapisan V: Penghasilan kena pajak di atas Rp5 miliar – Tarif pajak 35%.
Contoh Perhitungan PPh 21 Pegawai Tidak Tetap
Ibu Dewi adalah seorang pekerja lepas yang menerima penghasilan bruto sebesar Rp30.000.000 dalam sebulan. Maka, perhitungan PPh 21 Ibu Dewi adalah sebagai berikut:
Penghasilan Neto Setahun = (Rp30.000.000 x 12 Bulan )- Rp54.000.000 = Rp306.000.000
PPh 21 Setahun:
- Lapisan I (0 – Rp60.000.000): Rp60.000.000 x 5% = Rp3.000.000
- Lapisan II (Rp60.000.001 – Rp250.000.000): Rp190.000.000 x 15% = Rp28.500.000
- Lapisan III (Rp250.000.001 – Rp306.000.000): Rp56.000.000 x 25% = Rp14.000.000
Total PPh 21 Setahun: Rp3.000.000 + Rp28.500.000 + Rp14.000.000 = Rp45.500.000
PPh 21 Sebulan = Rp45.500.000 / 12 Bulan = Rp3.791.667
Pelaporan dan Pembayaran PPh 21 Pegawai Tidak Tetap
Pemotongan, penyetoran, dan pelaporan PPh 21 pegawai tidak tetap dilakukan oleh:
- Pemberi kerja, atau
- Pegawai tidak tetap yang bersangkutan (apabila pemberi kerja tidak melakukan kewajiban pemotongan).
PPh 21 yang telah dipotong harus disetorkan paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya, kemudian dilaporkan menggunakan Surat Pemberitahuan Masa (SPT Masa) PPh Pasal 21/26 paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya.
PPh 21 Pegawai Tidak Tetap: Memahami Peraturan dan Cara Menghitung
Enterprise Resource Planning (ERP) adalah sebuah aplikasi perangkat lunak bisnis yang memungkinkan organisasi untuk mengintegrasikan dan mengelola berbagai aspek bisnis... selengkapnya
Apa Pentingnya Identifikasi Kebutuhan Bisnis Anda Menggunakan ERP? Berikut adalah beberapa kebutuhan bisnis umum yang mungkin dapat dipenuhi oleh penggunaan... selengkapnya
Mesin kasir Panda PRJ-R58D dan laci kasir Panda PRJ-4042 RJ-11 dapat digunakan sebagai satu set dalam sistem kasir. Printer Bluetoth... selengkapnya
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, kebutuhan akan sistem identifikasi yang efisien dan akurat menjadi sangat penting. Speedway R420 hadir sebagai jawaban... selengkapnya
mtmsolusindo.com – “Retail” adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kegiatan bisnis yang melibatkan penjualan barang atau jasa kepada konsumen akhir.... selengkapnya
Proses stock opname atau audit persediaan dapat menjadi tugas yang rumit, terutama jika terdapat perbedaan antara persediaan fisik dan data... selengkapnya
Printer thermal adalah salah satu jenis printer yang banyak digunakan dalam bisnis saat ini. Mereka sangat cocok untuk mencetak tanda... selengkapnya
Apakah Anda memiliki bisnis yang memerlukan manajemen inventaris efisien? Jika ya, maka Anda memerlukan seorang teman setia yang dapat membantu... selengkapnya
Pernahkah Anda kesulitan mengelola stok barang di toko atau bisnis Anda? Jangan khawatir, ada solusi praktis untuk masalah ini! Aplikasi... selengkapnya
Dalam menyelenggarakan acara seperti pernikahan, ulang tahun, seminar, atau konser, banyak orang memilih menggunakan jasa event organizer (EO) untuk memastikan... selengkapnya
Spesifikasi Kassen BT-P3200USE Spesifikasi Detail Metode Pencetakan Direct thermal Lebar Kertas 79.5±0.5mm Lebar Cetak 72mm / 76mm / 80mm /… selengkapnya
Rp 1.000.000TSC MH-241T adalah printer barcode industrial yang dirancang untuk kebutuhan cetak volume tinggi dengan kecepatan dan akurasi yang luar biasa…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSScanner presentation megapixels. Dapat membaca barcode dengan cepat dari layar HP atau layar monitor. Dengan posisi duduk atau horizontal, maka… selengkapnya
Rp 1.750.000TDP-225W adalah printer wristband andal dengan teknologi Direct Thermal yang dirancang untuk kebutuhan cetak wristband di berbagai industri, seperti rumah… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoftware stok opname yang dipergunakan di PDT. Berbasis windows dengan bahasa pemprograman VB.Net maka cukup powerful untuk dipergunakan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSMART DRAWER JANZ adalah produk inovasi yang menggabungkan fungsi printer dan cash drawer dalam 1 produk sehingga terlihat compact.
Rp 3.800.000Di era digitalisasi yang serba cepat, efisiensi operasional adalah kunci keberhasilan. Urovo DT50S hadir sebagai Personal Digital Assistant (PDA) industri… selengkapnya
*Harga Hubungi CSRFID Scanner adalah solusi teknologi canggih untuk identifikasi dan pelacakan barang-barang dengan menggunakan gelombang radio. Dengan kemampuan untuk membaca dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBerikut spesifikasinya: Dapatkan solusi lengkap untuk kebutuhan Point of Sales (POS) usaha Anda dengan paket sistem POS ini. Paket ini… selengkapnya
Rp 10.500.000


Saat ini belum tersedia komentar.