Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin Sales
● online
Admin Sales
● online
Halo, perkenalkan saya Admin Sales
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Buka jam 08.30 s/d jam 17.00 , Sabtu setengah hari, Minggu & Hari Besar Tutup

    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/u6914662/public_html/mtmsolusindo.com/wp-content/themes/lapax-per/header.php on line 180
Beranda » Blog » Apa itu SOP Kerja? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Apa itu SOP Kerja? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Diposting pada 3 May 2024 oleh MTM SOLUSINDO / Dilihat: 9 kali / Kategori:

SOP (Standar Operasional Prosedur) merupakan sebuah panduan atau pedoman yang berisi langkah-langkah terstruktur untuk menyelesaikan suatu pekerjaan secara konsisten dan sistematis. SOP menjadi acuan bagi para pelaksana pekerjaan dalam sebuah organisasi atau institusi agar dapat bekerja sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Apa itu SOP Kerja?

SOP memiliki peranan penting dalam menunjang kinerja organisasi atau institusi. Berikut adalah beberapa pembahasan terkait SOP, fungsi, manfaat, serta langkah-langkah pengembangannya.

  1. Pengertian SOP SOP merupakan singkatan dari Standar Operasional Prosedur yang merupakan dokumen tertulis yang memuat instruksi kerja secara rinci, termasuk siapa yang merupakan penanggung jawab, apa yang harus dikerjakan, kapan, di mana, dan bagaimana suatu pekerjaan harus diselesaikan. SOP bertujuan untuk memastikan bahwa setiap keputusan, langkah, atau tindakan, dan penggunaan fasilitas pemrosesan dilaksanakan oleh orang-orang di dalam suatu organisasi, telah berjalan secara efektif, konsisten, standar, dan sistematis.
  2. Fungsi SOP SOP memiliki beberapa fungsi penting dalam sebuah organisasi atau institusi, antara lain:

a. Menjaga konsistensi dan tingkat kinerja para pegawai atau tim dalam organisasi agar tetap berada pada posisi kinerja terbaik.

b. Memperjelas peran dan fungsi tiap-tiap posisi dalam organisasi, sehingga menghindari situasi pekerjaan yang tumpang tindih dan ambigu.

c. Memperjelas alur tahapan tugas dan memperjelas wewenang serta tanggung jawab dari masing-masing pegawai terkait.

d. Melindungi organisasi, unit kerja, atau pegawai dari risiko malpraktek atau kesalahan administrasi lainnya.

e. Mencegah atau menghindari risiko kegagalan atau kesalahan, serta mencegah keraguan, duplikasi, dan inefisiensi.

Manfaat SOP

  1. Manfaat SOP Selain fungsi di atas, SOP juga memberikan manfaat bagi organisasi atau institusi, antara lain:

a. Keterbukaan informasi terkait kesehatan, keselamatan, lingkungan, dan operasional yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik dan benar.

b. Menjaga konsistensi dalam pengelolaan kualitas proses dan produk.

c. Memastikan proses yang berlanjut tanpa gangguan dan terselesaikan sesuai jadwal.

d. Menjamin tidak adanya kegagalan dalam proses yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.

e. Memastikan kepatuhan terhadap peraturan perusahaan dan pemerintah.

f. Menjadi standar pelatihan bagi karyawan baru atau yang memerlukan pelatihan ulang.

g. Meningkatkan keterampilan kerja melalui pengamatan dan evaluasi kinerja menggunakan SOP.

h. Membantu auditor manajemen dalam melakukan audit dengan adanya daftar periksa terstruktur.

i. Menjadi dokumen untuk melakukan improvisasi alur kerja ketika terjadi perubahan proses.

j. Menjadi pertimbangan untuk memperbaiki keadaan setelah terjadi kecelakaan atau insiden.

Langkah-langkah Pengembangan SOP

  1. Langkah-langkah Pengembangan SOP Dalam mengembangkan SOP, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan, yaitu:

a. Menyusun draf SOP.

b. Melakukan uji coba SOP sebelum dijalankan dan melakukan revisi setelah 1-2 bulan trial.

c. Melakukan revisi jika ada perubahan langkah kerja yang diakibatkan oleh adanya teknologi baru, tambahan pekerja, lokasi berbeda, dan semua yang mempengaruhi lingkungan kerja.

d. Meminta masukan dari para pelaksana untuk menjadi bahan perbaikan SOP.

SOP yang terstandarisasi dan eksplisit merupakan aspek penting dari setiap sistem kualitas yang akan melahirkan kemampuan untuk bekerja secara selaras dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. SOP yang dirancang secara benar akan menentukan institusi dan tim bekerja dalam proses formal yang terkoordinasi dengan baik, sehingga mampu meningkatkan produktivitas namun juga mengurangi risiko kesalahan.

Jasa Pembuatan SOP (Sistem Operasi Prosedur) dan Desain Internal Control

Fungsi SOP Kerja

Dalam konteks Perguruan Tinggi, SOP memiliki fungsi dan manfaat sebagai berikut:

a. Sebagai bagian dari dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang terdiri dari Kebijakan SPMI, Manual PPEPP, Standar SPMI, SOP, dan Formulir SPMI.

b. Sebagai acuan dosen, guru, dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan pekerjaan rutin.

c. Memperlancar tugas dosen, guru, pegawai, atau tim/unit kerja.

d. Sebagai landasan hukum bila terjadi penyimpangan atau perselisihan.

e. Memahami dengan jelas hambatan-hambatan pekerjaan dan mudah dilacak.

f. Menjadi alat untuk mengarahkan dosen, guru, dan pegawai agar disiplin dalam mematuhi standar dan ketentuan pekerjaan.

g. Menyediakan pedoman kerja bagi setiap pegawai di unit pelayanan dalam melaksanakan pemberian pelayanan sehari-hari.

h. Meningkatkan akuntabilitas setiap pekerjaan yang ada.

i. Menyediakan bahan-bahan/materi training yang dapat membantu karyawan baru untuk cepat menyesuaikan diri dalam melakukan tugasnya.

j. Menghindari tumpang tindih (overlap) pelaksanaan tugas pemberian pelayanan.

Dengan adanya SOP yang baik, diharapkan seluruh kegiatan operasional di suatu organisasi atau institusi dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan efisien, serta menjamin konsistensi kualitas output yang dihasilkan.

Bagikan ke

Apa itu SOP Kerja? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Apa itu SOP Kerja? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: