● online
- PEOPLE COUNTING ANALYTICS MTMSOLUSINDO....
- Kassen XA-02 Pro Android Mobile POS....
- Solusi AI Terpadu untuk Bisnis FMCG & Distribusi I....
- Customer Display Posiflex....
- Scanner duduk JZ - DS260....
- SEWA POS MESIN KASIR....
- FX Series Outdoor Common Cathode Energy Saving LED....
- Digitalisasi E-form Buat Catatan dikoreksi jadi do....
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/u6914662/public_html/mtmsolusindo.com/wp-content/themes/lapax-per/header.php on line 180
Memahami Cara Mengisi Formulir 1721 A1 dengan Benar
Formulir 1721 A1 merupakan sarana yang wajib diisi serta disertakan pada Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) untuk badan atau perusahaan. Tujuan dari formulir ini adalah melaporkan penghasilan yang diterima oleh badan (dalam hal ini perusahaan, red.) selama satu tahun pajak, dan pajak apa saja yang telah dipotong atau dipungut. Dengan kata lain, formulir ini merekap seluruh sumber penghasilan perusahaan dan detail pemotongan atau pemungutan yang telah dilakukan sepanjang tahun pajak yang bersangkutan.
Kesalahan pengisian Formulir 1721 A1 dapat mengakibatkan koreksi terhadap SPT yang Anda laporkan, yang dapat berujung pada pengenaan sanksi. Oleh karena itu, sebagai seorang wajib pajak, sudah menjadi kewajiban Anda untuk memahami cara mengisi Formulir 1721 A1 dengan benar agar tidak terjadi kekeliruan.
Jasa Kami : Jasa Konsultan Pajak, Akuntansi & Keuangan serta Stok Opname
Untuk membantu Anda, berikut kami jabarkan panduan pengisian Formulir 1721 A1 secara lengkap dan terperinci:
Bagian-Bagian Formulir 1721 A1
Pada dasarnya, Formulir 1721 A1 terbagi menjadi tiga bagian utama, yakni:
- Bagian A
- Bagian B
- Lampiran
Memahami Bagian A Formulir 1721 A1
Bagian A pada Formulir 1721 A1 terdiri dari beberapa subbagian, di antaranya:
-
A.1: Identitas Wajib Pajak
- Di bagian ini, Anda wajib mencantumkan Nama, NPWP, dan Alamat Domisili Badan (dalam hal ini adalah perusahaan, red.)
-
A.2: Status Pemotongan atau Pemungutan PPh
- Bagian ini disediakan bagi perusahaan yang berstatus sebagai Pemotong atau Pemungut Pajak atas berbagai penghasilan. Sebagai contoh, misalnya kantor Anda mempekerjakan karyawan, maka Anda wajib memotong bagian dari gaji para karyawan Anda sebagai PPh 21, yang kemudian wajib Anda setorkan ke kas negara.
-
A.3: Jenis Penghasilan yang dikenai Pemotongan/Pemungutan PPh
- Cantumkan seluruh jenis penghasilan yang telah dipotong atau dipungut PPh-nya, baik oleh perusahaan maupun oleh pihak ketiga. Sebagai contoh:
- Bunga (PPh Pasal 23)
- Dividen (PPh Pasal 23)
- Royalti (PPh Pasal 23)
- Imbalan Sewa (PPh Pasal 23)
- Dan lain sebagainya
- Cantumkan seluruh jenis penghasilan yang telah dipotong atau dipungut PPh-nya, baik oleh perusahaan maupun oleh pihak ketiga. Sebagai contoh:
Memahami Bagian B Formulir 1721 A1
Pada bagian B, Anda diharuskan untuk mencantumkan seluruh Bukti Pemotongan atau Pemungutan PPh. Setiap Bukti Pemotongan/Pemungutan memiliki kolom-kolom tersendiri yang harus Anda isi secara teliti dan benar:
- B.1.1: Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21
- B.1.2: Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 22
- B.1.3: Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 23
- B.1.4: Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 26
- B.1.5.: Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 4 Ayat (2)
- B.2: Bukti Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22
- B.3: Bukti Pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 25/Pasal 29
Memahami Lampiran Formulir 1721 A1
Lampiran Formulir 1721 A1 pada umumnya digunakan dalam keadaan-keadaan sebagai berikut:
- Apabila Anda memiliki penghasilan yang dikenai PPh Final
- Apabila jumlah baris pada Bagian A atau Bagian B tidak cukup untuk memuat seluruh data yang diperlukan
- Apabila Anda memiliki bukti pemotongan dari luar negeri dan ingin meng-kredit-kannya terhadap pajak yang terutang
Tips Pengisian Formulir 1721 A1 yang Bebas Kekeliruan
- Gunakan aplikasi e-SPT yang secara resmi diterbitkan oleh DJP untuk mengisi formulir. Anda dapat mengunduhnya dari laman resmi atau melalui aplikasi pada smartphone. Aplikasi ini secara otomatis akan melakukan perhitungan sehingga meminimalisir potensi kekeliruan manusia.
- Siapkan seluruh dokumen pendukung, seperti Bukti Pemotongan dan Pemungutan PPh, serta data identitas diri Anda sebagai perwakilan wajib pajak badan.
- Selalu lakukan pengecekan ulang sebelum Anda mengirimkan atau menyerahkan SPT dan lampiran-lampirannya.
Memahami Cara Mengisi Formulir 1721 A1 dengan Benar
Ketika Anda memutuskan untuk mengimplementasikan teknologi RFID di bisnis — baik untuk sistem absensi, manajemen gudang, akses kontrol, atau pelacakan... selengkapnya
Laporan keuangan merupakan dokumen penting yang menyajikan informasi keuangan perusahaan secara terperinci. Dokumen ini membantu pemilik, manajer, investor, dan pihak... selengkapnya
Begitu mudahnya komunikasi dengan pelayan resto/cafe tanpa membuang waktu. [youtube_sc url=”https://www.youtube.com/watch?v=rn1fG31kcso&feature=youtu.be” title=”wireless%20calling%20system”]
Sistem perencanaan sumber daya perusahaan atau dikenal dengan sebutan ERP telah menjadi sebuah teknologi yang sangat berguna bagi perusahaan. Dalam... selengkapnya
Mesin kasir Panda PRJ-R58D dan laci kasir Panda PRJ-4042 RJ-11 dapat digunakan sebagai satu set dalam sistem kasir. Printer Bluetoth... selengkapnya
Kelebihan Dan Kekurangan Mesin POS – Mesin pos merupakan salah satu teknologi yang sangat penting dalam operasi bisnis modern. Dengan... selengkapnya
Setiap tahun, semua Wajib Pajak di Indonesia, baik orang pribadi maupun badan usaha wajib melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) mereka.... selengkapnya
Tanggung Jawab Tim Pemeriksa Tanggung jawab kami adalah untuk melakukan proses pemeriksaan terhadap validitas dan realisasi ketersediaan barang yang terdapat... selengkapnya
Di zaman teknologi seperti ini, sudah banyak system-system yang diciptakan untuk memudahkan SDM dalam menjalankan pekerjaannya. Karenanya, banyak para Pebisnis... selengkapnya
Jasa sewa mesin kasir lengkap dengan SDM kasir dan stock opname.
NLS-URF100 adalah perangkat Fixed RFID Reader (pembaca RFID tetap) yang dirancang dengan filosofi “Scanning Made Simple”. Perangkat ini mengintegrasikan antena… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSwing Gate Barrier System dari MTM Solusindo adalah gerbang akses otomatis premium yang dirancang untuk mengelola lalu lintas pejalan kaki… selengkapnya
*Harga Hubungi CSRFID UHF Label untuk botol adalah solusi pintar yang dirancang khusus untuk melacak, mengidentifikasi, dan mengelola botol secara efektif. Label… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSpesifikasi Sunmi P2: Feature Specification Product Model T6900 OS SUNMI OS (based on Android 11Go 7.1) Processor Cortex-A53, quad-core 1.5GHz… selengkapnya
Rp 3.800.000 Rp 4.000.000MTM Solusindo adalah mitra andal dalam membantu bisnis Anda mengatasi kompleksitas manajemen gudang dan inventarisasi stok. Dengan pengalaman lebih dari… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDisewakan scanner 2D fix table untuk keperluan registrasi via handphone, sewa mesin kasir point of sale maupun untuk event lainnya.
Rp 200.000Chainway UR4 adalah perangkat pembaca UHF tetap dengan empat saluran yang dirancang untuk memberikan kinerja tinggi dalam berbagai aplikasi RFID…. selengkapnya
Rp 10.000.000 Rp 15.000.000


Saat ini belum tersedia komentar.